Ulang Tahun ke-19 Kami!

Indikator Makro-ekonomi

1. Apa itu makro-ekonomi?

Indikator makro-ekonomi adalah statistik yang diterbitkan oleh pemerintah dan organisasi-organisasi swasta. Indikator-indikator tersebut memberikan wawasan tentang kinerja ekonomi suatu negara atau wilayah dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pasar Forex.

2. Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Produk Domestik Bruto (PDB) adalah nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada periode tertentu. Angka tersebut mencakup produksi dari perusahaan asing yang bekerja di wilayah negara tersebut dan tidak termasuk produksi dari perusahaan domestik di luar negeri.

Deskripsi: Laporan PDB merupakan salah satu indikator yang paling penting dari kekuatan perekonomian Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa nilai pasar semua barang dan jasa diproduksi di dalam negeri dalam jangka waktu tertentu. Komponen utama PDB meliputi konsumsi, investasi, net ekspor dan pengeluaran pemerintah serta inventaris. Konsumsi perorangan umumnya memberikan kontribusi sebesar dua-pertiga PDB Amerika.

Pengaruh: Kenaikan PDB mengindikasikan bahwa perekonomian AS tumbuh. Hal ini membuat para investor lebih tertarik dan cenderung untuk memperkuat nilai dolar AS.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Prakiraan PDB diterbitkan tiap triwulan (Januari, April, Juli, Oktober) pada kuartal kerja terakhir hari Kamis (atau pada hari Rabu, jika ini terjadi maka jatuh pada kuartal hari kerja terakhir, dst.). Revisi-revisi diterbitkan sebulan kemudian, diikuti oleh angka riil PDB sebulan setelahnya. Seluruh laporan PDB diterbitkan pada pukul 13:30 GMT.

Sumber: Biro Sensus AS (US Census Bureau).

3. 3-Month LIBOR Range (Swiss)

Negara: Swiss.

Definisi: London Interbank Offered Rate (LIBOR) adalah suku bunga di mana bank-bank besar mendistribusikan pinjaman di pasar uang antar bank London. 3-Month LIBOR Range merupakan rata-rata suku bunga bank di London dengan jangka waktu pinjaman selama 3 bulan dalam CHF.

Deskripsi: 3-Month LIBOR ini merupakan aspek penting dari kebijakan moneter Swiss. Swiss National Bank menetapkan kisaran target untuk suku bunga ini dengan penambahan poin sebesar 1 persen dan bertujuan untuk menjaga LIBOR agar tetap dalam kisaran ini. Bunga LIBOR ditetapkan setiap hari pukul 11:00 GMT. Bunga LIBOR dihitung sebagai nilai rata-rata dari sepuluh quote terakhir yang ditawarkan oleh para penjual.

Pengaruh: Suku bunga tinggi menyebabkan penurunan kredit dan memicu kenaikan simpanan di bank yang akan berakibat melambatnya pertumbuhan ekonomi. Kenaikan suku bunga LIBOR Swiss biasanya menyebabkan peningkatan dalam arus modal yang masuk ke Swiss dan mendorong pertumbuhan franc Swiss dalam jangka menengah. Walaupun demikian, jika kenaikan bunga tidak disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, ini dapat mengakibatkan stagnasi ekonomi dan memiliki dampak negatif pada nilai franc dalam jangka panjang.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Triwulanan (Maret, Juni, September, Desember), biasanya pada hari Kamis ketiga setiap bulannya.

Sumber: Swiss National Bank.

4. Permintaan Barang Tahan Lama (Durable Goods Orders)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indeks ini mengukur volume permintaan/order atas barang-barang tahan lama, atau barang-barang yang dapat bertahan selama tiga tahun atau lebih.

Deskripsi: Laporan Durable Goods (Barang Tahan Lama) dipertimbangkan sebagai indikator utama dari aktivitas manufaktur di AS. Peningkatan order berarti para produsen mampu memproduksi lebih banyak barang. Pasar sering bergerak meskipun volatilitasnya tinggi. Sekitar 3/5 dari total jumlah order atas barang-barang tahan lama berupa mobil dan truk, bahan bangunan, mebel, dan peralatan rumah tangga lainnya.

Pengaruh: Laporan Durable Goods mampu mendeteksi pergeseran-pergeseran di perekonomian AS hingga enam bulan sebelumnya. Kemerosotan pada order mensinyalir bahwa laju perekonomian sedang melambat (dan menyusul penurunan pada nilai USD), sedangkan peningkatan mengisyaratkan adanya ekspansi (dan naiknya nilai dolar AS).

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Setiap bulan, pada minggu terakhir setiap bulannya pada pukul 13:30 GMT.

Sumber: Biro Sensus AS (US Census Bureau).

5. Indeks Indikator Utama (Leading Indicators Index)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indeks ini menerangkan 10 indikator utama yang cenderung berubah sebelum perekonomian secara keseluruhan berubah.

Deskripsi: Indeks Indikator Utama (Leading Indicators Index atau disingkat LII) memberikan gambaran tentang perekonomian AS, dan terdiri dari 10 komponen, sbb: 1) Rata-rata jam kerja per minggu untuk para pekerja poduksi di industri manufaktur; 2) Rata-rata jumlah klaim baru yang diajukan untuk asuransi pengangguran per minggunya; 3) Order baru dari para produsen atas barang-barang konsumen; 4) Kecepatan relatif di mana para vendor dapat memberikan order kepada tiap perusahaan-perusahaan industri; 5) Order baru yang diterima oleh para produsen yang berupa barang-barang modal nonpertahanan; 6) Jumlah izin bangunan perumahan yang dikeluarkan; 7) Perubahan di pasar saham; 8) Penyesuaian inflasi terhadap jumlah uang beredar M2; 9) Kurva Yield (perbedaan antara suku bunga jangka panjang dan jangka pendek); 10) Indeks ekspektasi konsumen. Indeks LII memiliki catatan yang baik dalam memprediksi pelemahan pada perekonomian AS. Sebagai aturan umumnya, jika indeks jatuh selama tiga bulan berturut-turut, maka resesi kemungkinan besar akan mengikutinya. Dari tahun 1952 hingga tahun 1998, indeks ini memprediksi sepuluh resesi di perekonomian AS, dengan tujuh di antaranya benar-benar terjadi. LII dapat mensinyalir perubahan dari pertumbuhan ekonomi ke resesi sekitar sepuluh bulan sebelumnya, tetapi hanya mampu memprediksi perubahan dari resesi ke pertumbuhan ekonomi pada 1-2 bulan sebelumnya.

Pengaruh: Peningkatan indeks cenderung meningkatkan dolar AS.

Dampak Pasar: Rendah.

Rilis: Pada awal setiap bulannya pada pukul 15:00 GMT.

Sumber: Conference Board (New York).

6. Indeks Manajer Pembelian Chicago (Chicago PMI Index)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index) di Chicago diambil dari hasil survei terhadap akuisisi barang dan jasa oleh manajer pembelian di daerah Chicago. Banyak investor merujuk pada indikator ini, karena perekonomian di daerah Chicago cenderung mencerminkan perekonomian AS secara keseluruhan.

Deskripsi: Chicago PMI melihat kondisi-kondisi manufaktur di sektor swasta di daerah Chicago. Angka PMI di atas 50 mensinyalir ekonomi AS mengalami ekspansi, sedangkan angka di bawah 50 menandakan terjadinya kontraksi.

Pengaruh: Indeks dengan angka di atas 50 mengindikasikan pertumbuhan ekonomi dan cenderung meningkatkan nilai dolar AS.

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Pada hari kerja terakhir setiap bulannya pada pukul 15:00 GMT.

Sumber: Asosiasi Manajer Pembelian Chicago (Purchasing Managers Association of Chicago).

7. Survei Manufaktur Fed Philadelphia (Philadelphia Fed Index)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indeks ini mencerminkan survei terhadap para produsen/manufaktur di wilayah Philadelphia (AS), mengenai sikap atau perilaku mereka terhadap iklim ekonomi saat ini.

Deskripsi: Philadelphia Fed Index didasarkan pada respon sekitar 100 perusahaan manufaktur dari wilayah Philadelphia, dan merefleksikan sentimen mereka terhadap situasi perekonomian saat ini serta laju perekonomian dalam enam bulan ke depan. Angka indeks di bawah 0 mengindikasikan sentimen negatif dan menuju ke arah perlambatan ekonomi AS. Indeks Philadelphia muncul sebelum indeks ISM (Institute for Supply Management) dan sering dipandang sebagai prediktor yang berguna untuk ISM.

Pengaruh: Peningkatan indeks ini dapat menyebabkan penguatan nilai dolar AS.

Dampak Pasar: Rendah.

Rilis: Pada hari Kamis ketiga setiap bulannya, pada pukul 15:00 GMT.

Sumber: Federal Reserve Bank of Philadelphia (AS).

8. Indeks Kepercayaan Konsumen (Consumer Confidence Index)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indeks ini didasarkan pada survei yang dibuat untuk mengukur seberapa besar tingkat kepercayaan konsumen di dalam perekonomian, yang dinyatakan dalam bentuk pengeluaran dan aktivitas menabung.

Deskripsi: Survei Indeks Kepercayaan Konsumen (dalam bahasa inggris disingkat CCI) telah dilakukan setiap bulannya sejak tahun 1967 untuk mengevaluasi tingkat optimisme konsumen di dalam perekonomian. Indeks ini mengacu pada angka 100 berdasarkan survei dari 5.000 rumah tangga AS pada tahun 1985. Kemudian hasil survei ini diperbarui setiap bulannya. Setiap peserta diminta untuk memberikan opini mereka terhadap kondisi bisnis dan pasar kerja yang sedang terjadi (pembentukan Indeks Situasi Saat Ini (Present Situation Index atau sekitar 2/5 bagian dari CCI), serta ekspektasi mereka terhadap kondisi bisnis, pasar kerja dan pendapat tiap-tiap keluarga untuk enam bulan ke depan (pembentukan Indeks Ekspektasi (Expectations Index, sekitar 3/5 bagian dari CCI). Kepercayaan konsumen dianggap sebagai indikator utama dan digunakan untuk meramalkan arah perekonomian Amerika.

Pengaruh: Peningkatan indeks mencerminkan kondisi yang positif bagi perkembangan ekonomi dan hasilnya cenderung memperkuat posisi USD.

Dampak Pasar: Rendah.

Rilis: Sekitar tanggal 20 setiap bulannya pada pukul 15:00 GMT.

Sumber: Conference Board (New York).

9. Indeks Kepercayaan Konsumen Universitas Michigan (U-M Consumer Confidence Index)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indeks ini merupakan ukuran dari kepercayaan konsumen yang dilakukan oleh Universitas Michigan.

Deskripsi: Indeks ini merupakan survei melalui telepon terhadap 500 (atau lebih) rumah tangga AS setiap bulannya. Survei ini mencerminkan sentimen (40% dari indeks) dan ekspektasi (60%). Peserta ditanya tentang iklim ekonomi saat ini, bagaimana mereka menanggapi situasi ekonomi secara luas dan bagaimana mereka memahami kondisi keuangan pribadi mereka.

Pengaruh: Peningkatan indeks merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi dan dapat meningkatkan nilai USD, sedangkan penurunan indeks menunjukkan potensi terjadinya perlambatan. Nilai USD dapat memberikan kesan yang positif.

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Dua kali dalam sebulan: laporan awal diterbitkan sekitar tanggal 15, dan laporan final diterbitkan dua minggu kemudian pada pukul 14:45 GMT.

Sumber: Universitas Michigan (AS).

10. Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indeks Harga Konsumen (IHK) mengukur perubahan harga untuk sekumpulan barang dan jasa konsumen.

Deskripsi: IHK digunakan untuk mengukur tingkat inflasi AS. Indeks ini menjejaki perubahan harga barang dan jasa di pasar dari satu periode ke periode yang lain dalam wilayah geografis yang sama. Barang dan jasa tersebut di antaranya seperti makanan, pakaian, biaya pendidikan dan utilitas. Selain dijadikan sebagai tolak ukur suatu inflasi, IHK secara resmi juga digunakan untuk menentukan tingkat kemiskinan AS dan pengalokasian dana oleh pemerintah. Departemen Tenaga Kerja AS mendasarkan indeks ini pada harga barang dan jasa di 85 kota di AS. Indeks tidak mempertimbangkan potongan harga atau harga yang cepat berfluktuasi.

Pengaruh: Dalam kondisi ekonomi yang normal, peningkatan IHK mengarah pada pertumbuhan suku bunga, yang pada gilirannya akan meningkatkan nilai dolar AS, karena nilai bunga yang lebih tinggi akan membuat investasi menjadi lebih menarik.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Dari hari ke-15 hingga ke-21 setiap bulannya (pada hari Selasa atau hari Kamis), segera setelah penerbitan Producer Price Index (PPI), pada pukul 13:30 GMT.

Sumber: Biro Statistik Tenaga Kerja AS (US Bureau of Labor Statistics).

11. Indeks Produksi Industri (Industrial Production Index)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indeks Produksi Industri (IPI) mengukur output/produksi pabrik-pabrik AS, pertambangan dan utilitas.

Deskripsi: IPI merupakan alat ukur dari kekuatan industri AS. Dengan memetakan perubahan yang terjadi pada level produksi industrial, indeks ini memberikan gambaran dari kesehatan industri AS secara keseluruhan dan memberikan petunjuk kepada para investor mengenai industri apa yang sedang mengalami ekspansi ataupun kontraksi. Investor selalu memperhatikan perubahan bulanan dalam indeks ini di mana produksi industrial mempunyai porsi hampir 40% dari total aktifitas ekonomi AS.

Pengaruh: Peningkatan IPI dapat menyebabkan penguatan nilai mata uang, yang dapat mendorong pasar saham dan melemahkan pasar obligasi. Bagaimanapun juga, menganalisis Indeks Produksi Industri cukup mudah, perubahan yang tajam dalam indeks biasanya memberikan harga yang bagus di pasar.

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Pertengahan bulan, pada pukul 14:15 GMT.

Sumber: Federal Reserve.

12. Penggunaan Kapasitas Produksi (Capacity Utilization)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Capacity Utilization (CU) mengukur sejauh mana sebuah negara mengoptimalkan kapasitas produksinya.

Deskripsi: CU melaporkan rincian hubungan antara output industri yang aktual dan potensi output industri di AS. Jika permintaan di pasar meningkat maka utilisasi akan meningkat pula. Nilai optimal untuk indikator ini adalah 81,5. Nilai yang lebih rendah mensinyalir bahwa laju ekonomi sedang melambat, sedangkan nilai yang lebih tinggi dari 85 mengindikasikan risiko inflasi melalui kemacetan dan terbatasnya pengiriman barang.

Pengaruh: Saat CU mendekati angka 85, maka akan diindikasikan sebagai sinyal yang memungkinkan terjadinya inflasi dan dapat menyebabkan penurunan nilai dolar AS.

Dampak Pasar: Rendah.

Rilis: Diterbitkan di pertengahan bulan, pada pukul 14:15 GMT (bersamaan dengan Industrial Production Index).

Sumber: Federal Reserve.

13. Pendapatan Perseorangan (Personal Income)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Pendapatan Perseorangan (Personal Income atau disingkat PI) adalah ukuran dari pendapatan rumah tangga, sebelum pajak dari semua sumber.

Deskripsi: Indikator ini ditaksirkan menggunakan sistem payroll dan merupakan data-data tentang pendapatan para pekerja, termasuk pendapatan dari sumber lain seperti sewa, bunga, dividen dan subsidi pemerintah. PI mengindikasikan pertumbuhan yang akan terjadi terhadap permintaan konsumen. Laporan dirilis bersamaan dengan Personal Spending.

Pengaruh: Peningkatan PI dapat memicu angka konsumsi, yang dapat memperkuat nilai USD.

Dampak Pasar: Rendah.

Rilis: Setelah tanggal 20 setiap bulannya pada pukul 13:30 GMT.

Sumber: Biro Analisis Ekonomi AS (US Bureau of Economic Analysis).

14. Indeks Iklim Bisnis IFO (IFO Business Climate Index)

Negara: Jerman.

Definisi: Diterbitkan oleh IFO Institute for Economic Research di kota Munchen, indeks ini berfungsi sebagai indikator utama untuk aktivitas ekonomi di Jerman.

Deskripsi: Indeks Iklim Bisnis IFO (IFO Business Climate Index) didasarkan pada survei bulanan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Jerman. Indeks ini mengacu pada angka 100.

Pengaruh: Peningkatan dapat mengindikasikan penguatan nilai Euro.

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Setiap bulan sekitar tanggal 25 - 27 pada pukul 08:00 GMT.

Sumber: IFO Institute for Economic Research (Munchen).

15. Indikator Sentimen Ekonomi ZEW (ZEW Indicator of Economic Sentiment)

Negara: Jerman.

Definisi: Indikator Sentimen Ekonomi ZEW (ZEW Indicator of Economic Sentiment) didasarkan pada survei bulanan yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Ekonomi ZEW (Center for European Economic Research) untuk mengukur sentimen ekonomi di kalangan para ahli keuangan di Jerman.

Deskripsi: Indikator ZEW didasarkan pada survei terhadap kepercayaan investor yang diberikan kepada para analis dan investor di Jerman. Peserta diminta untuk memberikan opini mereka tentang iklim ekonomi saat ini dan di masa yang akan datang. Tolak ukur didasarkan pada rasio dari respon optimistis ke pesimistis. Jika mayoritas peserta optimistis, angka akan berada di atas nol. Jika respon lebih pesimistis, maka angka akan berada di bawah nol.

Pengaruh: Indikator ZEW digunakan untuk mengevaluasi prospek dari perekonomian Jerman. Angka yang positif mengindikasikan penguatan nilai Euro.

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Hari Selasa ketiga atau keempat setiap bulannya pada pukul 16:00 GMT.

Sumber: Center for European Economic Research (Jerman).

16. Tankan Survey

Negara: Jepang.

Definisi: Indikator ini mengukur tingkat sentimen bisnis Jepang.

Deskripsi: Tankan Survey memilih antara delapan ribu sampai sepuluh ribu pengusaha Jepang pada tren saat ini dan kondisi-kondisi pada bisnis Jepang secara keseluruhan, serta di dalam industri masing-masing. Para peserta berbagi ekspektasi mereka untuk tiap kuartal dan satu tahun yang akan datang. Jumlah perusahaan besar yang disurvei antara lain perusahaan-perusahan besar dari Jepang, serta beberapa usaha kelas menengah dan kecil yang paling menonjol.

Pengaruh: Angka positif mengindikasikan penguatan nilai JPY.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Triwulanan: di awal bulan April, Juli dan Oktober, serta di pertengahan bulan Desember.

Sumber: Bank of Japan.

17. Suku Bunga Resmi Selandia Baru (Official Cash Rate)

Negara: Selandia Baru.

Definisi: Ini merupakan suku bunga yang dibayarkan oleh bank-bank Selandia Baru di pasar keuangan dalam semalam.

Deskripsi: Reserve Bank of New Zealand menggunakan suku bunga resmi untuk mengelola inflasi. Reserve Bank menerima deposito pada tingkat 0,25% lebih rendah, dan pinjaman pada tingkat 0,25% lebih tinggi dari nilai suku bunga. Perubahan-perubahan yang mengarah pada nilai suku bunga didiskusikan pada rapat Dewan Gubernur Reserve Bank.

Pengaruh: Suku bunga yang tinggi biasanya akan menyebabkan penurunan pinjaman dan menyebabkan kenaikan simpanan konsumen, yang berarti bahwa sedikit uang yang dibelanjakan dalam perekonomian. Kenaikan OCR biasanya menyebabkan peningkatan dalam arus modal yang masuk ke Selandia Baru dan mendorong nilai dolar Selandia Baru. Walaupun demikian, jika kenaikan bunga tidak disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, maka dapat mengakibatkan stagnasi ekonomi dan berdampak negatif pada nilai dolar Selandia Baru dalam jangka panjang.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Diterbitkan delapan kali per tahun.

Sumber: Reserve Bank of New Zealand.

18. Klaim Pengangguran (Initial Claims (Jobless Claims))

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Laporan mingguan ini menyampaikan jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran pada minggu sebelumnya.

Deskripsi: Laporan Klaim Pengangguran memberikan informasi ke dalam pasar tenaga kerja AS. Peningkatan klaim pengangguran merupakan pertanda melemahnya ekonomi, sedangkan penurunan mensinyalir ekspansi ekonomi dan memperbaiki pasar tenaga kerja. Angka ini sangat fluktuatif, yang menyebabkan banyak investor memilih untuk mengikuti rata-rata pergerakan untuk empat minggunya.

Pengaruh: Penurunan pada klaim pengangguran mengindikasikan pertumbuhan ekonomi, yang dapat meningkatkan nilai USD.

Dampak Pasar: Rendah.

Rilis: Setiap hari Kamis pukul 13:30 GMT.

Sumber: Departemen Tenaga Kerja AS (US Department of Labor).

19. Transaksi Berjalan dalam Neraca Pembayaran (Current Account (Balance of Payments))

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Indikator ini mengukur arus barang, jasa, pendapatan dan pembayaran transfer yang masuk dan keluar ke/dari AS.

Deskripsi: Neraca pembayaran merupakan suatu alat ukur dari perdagangan luar negeri AS, berupa jumlah dari neraca perdagangan (ekspor minus impor), pendapatan neto (dividen, bunga), pembayaran transfer neto (yang meliputi barang-barang seperti bantuan luar negeri).

Pengaruh: Surplus transaksi berjalan biasanya memperkuat nilai USD.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Triwulanan, sekitar pertengahan bulan, pada pukul 15:00 GMT.

Sumber: Federal Reserve.

20. Produktivitas (Productivity)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Ikhtisar ini memperlihatkan seberapa efisien tenaga kerja dalam memproduksi barang dan jasa dalam hal biaya.

Deskripsi: Laporan Produktivitas memperlihatkan perubahan volume produksi relatif terhadap biaya tenaga kerja dan dapat menjadi indikator awal dari inflasi. Semakin tinggi tingkat produksi relatif terhadap biaya tenaga kerja, maka semakin tinggi produktivitas. Indeks ini diikuti oleh para investor, namun belum selalu benar. PHK per pekerja dapat menyebabkan peningkatan produktivitas. Pemogokan kerja juga dapat mempengaruhi angka produktivitas.

Pengaruh: Peningkatan produktivitas pada umumnya merupakan tanda positif bagi perekonomian AS, yaitu menguatnya nilai USD.

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Data ini direvisi secara reguler karena banyaknya informasi yang terkumpul. Angka pendahuluan dipublikasikan dalam 40 hari terhitung sejak akhir periode pelaporan. Angka revisi diumumkan selang 30 hari kemudian. Satu angka revisi lagi biasanya diumumkan selang 60 hari berikutnya.

Sumber: Biro Statistik Tenaga Kerja AS (US Bureau of Labor Statistics).

21. Permintaan Pabrik (Factory Orders)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Laporan memperlihatkan suatu permintaan terhadap barang-barang yang diproduksi oleh pabrik-pabrik di AS. FO mengukur nilai dolar terhadap order-order baru, pengiriman, order yang belum terpenuhi, dan inventaris yang dilaporkan oleh perusahaan-perusahaan manufaktur domestik. Hal ini ditunjukkan dalam bentuk bahan baku dan sebagai persentase perubahan dari bulan sebelumnya.

Deskripsi: Indikator memberikan isyarat atas permintaan industri terhadap barang-barang tahan lama (sebagai barang yang dapat bertahan selama tiga tahun atau lebih) dan barang-barang tidak tahan lama. Naiknya order-order berarti terjadi peningkatan terhadap produksi, yang memiliki pengaruh positif terhadap perekonomian AS. Sebaliknya, menurunnya order mensinyalir penurunan produksi.

Pengaruh: Peningkatan pada order-order pabrik dipandang sebagai tanda positif bagi perekonomian dan cenderung akan memperkuat nilai dolar AS.

Dampak Pasar: Rendah.

Rilis: Setiap bulan pada pukul 15:00 GMT.

Sumber: Biro Sensus AS (US Census Bureau).

22. Suku Bunga Resmi Australia (Official Cash Rate)

Negara: Australia.

Definisi: Ini merupakan suku bunga yang dibayarkan oleh bank-bank Australia di pasar keuangan dalam semalam.

Deskripsi: OCR pada dasarnya menentukan biaya pinjaman uang di Australia. Reserve Bank of Australia menggunakan operasi pasar terbuka (pembelian dan penjualan sekuritas pemerintah) untuk mencapai target OCR mereka.

Pengaruh: Suku bunga tinggi menyebabkan penurunan kredit dan memicu kenaikan simpanan di bank yang akan berakibat melambatnya pertumbuhan ekonomi. Kenaikan OCR biasanya menyebabkan peningkatan dalam arus modal yang masuk ke Australia dan mendorong nilai dolar Australia dalam jangka menengah. Walaupun demikian, jika kenaikan bunga tidak disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, ini dapat mengakibatkan stagnasi ekonomi dan memiliki dampak negatif pada nilai mata uang dalam jangka panjang.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Diterbitkan setiap bulan (kecuali pada bulan Januari) pada salah satu dari hari pertama pada bulan tersebut, pukul 04:30 GMT.

Sumber: Reserve Bank of Australia.

23. Repo Rate (Britania Raya)

Negara: Britania Raya.

Definisi: Repo Rate adalah suku bunga jangka pendek yang ditawarkan dalam bentuk pinjaman oleh Bank of England kepada bank-bank lain atau lembaga keuangan lainnya (biasa dalam satu malam). Repo merupakan singkatan dari "repurchase agreement", sebuah kontrak di mana penjual wajib membeli kembali sekuritas dari pembeli pada harga yang ditetapkan pada tanggal tertentu di masa mendatang.

Deskripsi: Suku bunga dasar (Base Rate) adalah suku bunga yang paling penting di Inggris. Bank of England telah menetapkan 2% sebagai batas atas untuk inflasi di Britania Raya. Jika harga naik lebih dari 2% per tahun, Bank of England kemungkinan besar akan melakukan intervensi dengan meningkatkan suku bunga.

Pengaruh: Suku bunga tinggi menyebabkan penurunan kredit dan memicu kenaikan simpanan di bank yang akan berakibat melambatnya pertumbuhan ekonomi. Kenaikan Repo Rate biasanya menyebabkan peningkatan dalam arus modal yang masuk ke Britania Raya dan mendorong nilai GBP dalam jangka menengah. Walaupun demikian, jika kenaikan bunga tidak disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, ini dapat mengakibatkan stagnasi ekonomi dan memiliki dampak negatif pada nilai pound dalam jangka panjang.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Setiap bulan, biasanya pada hari Kamis pertama pukul 11:00 GMT (Laporan BoE diterbitkan 2 minggu setelah rates diumumkan, biasanya pada hari Rabu).

Sumber: Bank of England.

24. Upah Nonpertanian (Non-farm Payrolls)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Laporan Upah Nonpertanian (Non-farm Payrolls) memberikan gambaran tentang lapangan kerja pada sektor nonpertanian di AS.

Deskripsi: Non-farm Payrolls mencerminkan total jumlah pekerja di luar sektor pertanian. Laporan ini berasal dari survei terhadap sekitar 400.000 perusahaan dan 50.000 rumah dan diperbarui setiap bulannya. Data tersebut ditetapkan untuk menghitung lapangan kerja musiman atau suatu perubahan di dalam sebuah formula/rumus. Laporan Upah Nonpertanian beserta Tingkat Pengangguran (Unemployment Rate), Rata-rata Kerja per Minggu (Average Work Week), dan Laporan Penghasilan per Jam (Hourly Earnings Report) memberikan wawasan akan inflasi AS dan petunjuk tentang arah dari suku bunga.

Pengaruh: Peningkatan pada indikator ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Bulanan, biasanya pada hari Jumat pertama tiap bulannya pada pukul 13:30 GMT.

Sumber: Biro Statistik Tenaga Kerja AS (US Bureau of Labor Statistics).

25. Penjualan Ritel (Retail Sales)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Penjualan Ritel merupakan alat ukur dari total penerimaan untuk toko-toko ritel dan merefleksikan pola belanja para konsumen AS.

Deskripsi: Penjualan Ritel mengukur barang-barang tahan lama (40%) dan barang-barang tidak tahan lama (60%), yang secara keseluruhan memiliki porsi dua pertiga dari PDB AS. Peningkatan pada penjualan ritel umumnya dipandang sebagai tanda meningkatnya permintaan apabila peningkatan tersebut muncul bukan sebagai hasil dari kenaikan harga gas dan makanan.

Pengaruh: Pasar dapat merespon dengan kuat terhadap data penjualan ritel yang secara tradisional sangat sulit untuk diprediksi. Penjualan dengan tingkat rendah dapat mensinyalir perlambatan ekonomi dan secara bersamaan mengakibatkan penurunan nilai dolar AS.

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Setiap bulan sekitar tanggal 13 pada pukul 13:30 GMT.

Sumber: Biro Sensus AS (US Census Bureau).

26. Suku Bunga Fed (Federal Funds Rate)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Federal Funds Rate (FFR) adalah suku bunga interbank di Federal Reserve System.

Deskripsi: FFR diputuskan oleh Federal Open Market Committee (FOMC). Meskipun hasil dari instrumen keuangan ditentukan oleh kekuatan pasar, suku bunga dapat memberikan wawasan tentang arah pasar. Korelasi antara hasil FFR dan hasil bunga obligasi sangat tinggi karena kenaikan suku bunga cenderung menyebabkan laju arus modal keluar dari pasar saham ke pasar obligasi.1

Pengaruh: Suku bunga tinggi menyebabkan penurunan kredit dan memicu kenaikan simpanan di bank yang akan berakibat melambatnya pertumbuhan ekonomi. Kenaikan di dalam FFR dapat menyebabkan peningkatan dalam arus modal yang masuk ke AS dan mendorong nilai dolar pada jangka menengah. Walaupun demikian, jika kenaikan bunga tidak disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, ini dapat mengakibatkan stagnasi ekonomi dan memiliki dampak negatif pada nilai dolar dalam jangka panjang.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Delapan kali per tahun, sekitar sekali setiap tujuh minggu, biasanya pada hari Selasa pukul 19:15 GMT.

Sumber: Federal Reserve.

27. Pembiayaan Semula (Refinancing Rate)

Negara: Zona Euro.

Definisi: Refinancing Rate adalah bunga di mana bank-bank dapat melakukan deposito dalam semalam pada sistem Eurosystem.

Deskripsi: Refinancing Rate adalah suku bunga yang paling penting di Eropa. ECB telah menetapkan tujuan untuk menjaga inflasi di bawah 2%. Dengan demikian, jika harga konsumen tumbuh lebih dari 2% per tahun, ECB kemungkinan besar akan campur tangan dan menaikkan suku bunga.

Pengaruh: Suku bunga tinggi menyebabkan penurunan kredit dan memicu kenaikan simpanan di bank yang akan berakibat melambatnya pertumbuhan ekonomi. Kenaikan di dalam Refinancing Rate dapat menyebabkan peningkatan dalam arus modal yang masuk ke zona eropa dan mendorong nilai euro pada jangka menengah. Walaupun demikian, jika kenaikan bunga tidak disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, ini dapat mengakibatkan stagnasi ekonomi dan memiliki dampak negatif pada nilai euro dalam jangka panjang.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Setiap bulan, biasanya pada hari Kamis pertama pukul 11:45 GMT. Konferensi pers Presiden ECB dimulai pukul 12:30 GMT.

Sumber: Bank Sentral Eropa (ECB).

28. Neraca Perdagangan (Tradе Balance)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Neraca Perdagangan adalah perbedaan antara nilai ekspor dan impor suatu negara.

Deskripsi: Neraca Perdagangan memberikan suatu gambaran tentang arus mata uang berdasarkan apakah terdapat surplus perdagangan (nilai ekspor lebih tinggi dari impor) atau defisit perdagangan (nilai impor lebih tinggi dari ekspor). AS biasanya menjalankan defisit perdagangan. Angka ini memiliki dampak yang besar terhadap perkiraan PDB karena ekspor dan impor berperan dalam perhitungan PDB.

Pengaruh: Penurunan pada defisit perdagangan AS akan memperkuat nilai USD.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Minggu ketiga setiap bulannya (biasanya hari hari Selasa atau Kamis) pukul 13:30 GMT.

Sumber: Biro Sensus AS (US Census Bureau).

29. Tingkat Pengangguran (Unemployment Rate)

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Tingkat pengangguran menunjukkan persentase pengangguran di AS.

Deskripsi: Tingkat pengangguran dianggap sebagai salah satu dari indikator-indikator ekonomi yang paling penting. Survei dilakukan setiap bulannya terhadap 60.000 rumah tangga dan 37.500 pengusaha. Hanya yang aktif mencari pekerjaan akan terhitung. Tingkat pengangguran yang wajar diperkirakan sekitar 4-5%. Upah meningkat lebih cepat selama periode di mana tingkat pengangguran rendah dan menyebabkan inflasi.

Pengaruh: Saat peningkatan suku bunga terpenuhi, maka penurunan pada pengangguran dapat meningkatkan nilai USD.

Dampak Pasar: Medium.

Rilis: Jumat pertama pada setiap bulannya, pada pukul 13:30 GMT.

Sumber: Biro Statistik Tenaga Kerja AS (US Bureau of Labor Statistics).

30. Sasaran Suku Bunga Pinjaman Semalam (Overnight Call Rate Target)

Negara: Jepang.

Definisi: Overnight Call Rate Target merupakan aspek penting dari kebijakan moneter Jepang, menentukan suku bunga bank akan dibayarkan di pasar Jepang semalam (overnight market).

Deskripsi: Ini adalah rata-rata suku bunga dari BoJ mencari deposito jangka pendek. Dewan Gubernur BoJ memutuskan apa yang harus menjadi Overnight Call Rate Target, kemudian menggunakan operasi pasar terbuka untuk memenuhi target tersebut.

Pengaruh: Suku bunga tinggi menyebabkan penurunan kredit dan memicu kenaikan simpanan di bank yang akan berakibat melambatnya pertumbuhan ekonomi. Kenaikan di dalam Overnight Call Rate Target dapat menyebabkan peningkatan dalam arus modal yang masuk ke Jepang dan mendorong nilai yen pada jangka menengah.Walaupun demikian, jika kenaikan bunga tidak disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, ini dapat mengakibatkan stagnasi ekonomi dan memiliki dampak negatif pada nilai yen dalam jangka panjang.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Diterbitkan sekali dalam sebulan (dua kali dalam kasus tertentu).

Sumber: Bank of Japan.

31. Sasaran Suku Bunga Semalam (Overnight Rate Target)

Negara: Kanada.

Definisi: Overnight Rate Target merupakan aspek kebijakan moneter Kanada di mana Dewan Komisaris menetapkan suku bunga deposito jangka pendek di pasar uang semalam. Ini merupakan suku bunga yang paling penting di Kanada.

Deskripsi: Overnight Rate Target ditetapkan di antara rentang 0,5 persen. Dewan Komisaris menggunakan operasi pasar terbuka untuk menjaga suku bunga dalam band ini.

Pengaruh: Suku bunga tinggi menyebabkan penurunan kredit dan memicu kenaikan simpanan di bank yang akan berakibat melambatnya pertumbuhan ekonomi. Kenaikan di dalam Overnight Rate Target dapat menyebabkan peningkatan dalam arus modal yang masuk ke Kanada dan mendorong nilai dolar Kanada pada jangka menengah. Walaupun demikian, jika kenaikan bunga tidak disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat, ini dapat mengakibatkan stagnasi ekonomi dan memiliki dampak negatif pada nilai dolar Kanada dalam jangka panjang.

Dampak Pasar: Tinggi.

Rilis: Delapan kali per tahun (pada tanggal yang diputuskan oleh Bank of Canada).

Sumber: Bank of Canada.

32. Beige Book

Negara: Amerika Serikat.

Definisi: Beige Book merupakan ikhtisar dari laporan-laporan, wawancara, dan informasi anekdot dari para kontak bisnis, ahli ekonomi dan pakar keuangan yang dikumpulkan oleh Federal Reserve Bank di setiap distrik. Laporan ini secara formal dikenal sebagai komentar terhadap kondisi ekonomi saat ini (Commentary on Current Economic Conditions).

Deskripsi: Laporan menyajikan komentar atas keadaan pabrik, penjualan ritel, konsumsi, perbankan, pasar kerja, real estate, keuangan, pertanian, energi dan sumber daya alam. Laporan Beige Book membongkar infomasi menurut sektor wilayah dan ekonomi.

Pengaruh: Laporan digunakan untuk mengevaluasi efisiensi ekonomi di berbagai wilayah AS dan memprediksi keputusan atas kebijakan moneter oleh Federal Open Market Committee (FOMC) untuk masa yang akan datang. Misalnya, apabila terdapat spekulasi atas kemungkinan terjadinya perubahan suku bunga, maka perhatian secara penuh dibayarkan pada tingkat upah dan harga.

Dampak Pasar: Rendah.

Rilis: Delapan kali per tahun pada hari Rabu pukul 19:15 GMT, dua minggu sebelum rapat FOMC.

Sumber: Federal Reserve.

Perlu diketahui:

  1. Korelasi belum berlangsung belakangan ini.
Kembali ke Atas