Ulang Tahun ke-19 Kami!

Euro Cetak Maksimum Baru Saat Statistik Amerika Dirilis

Pada sesi perdagangan di Eropa dolar AS diperdagangkan mixed. Di tengah penurunan harga minyak semua mata uang komoditas melemas. Penurunan ini disebabkan oleh kegagalan anggota kartel dalam menghasilkan kesepakatan untuk mengurangi produksi minyak. Brent per barelnya menurun 5,6% menjadi $58,39. Kurs loonie pun terseret turun ke 1.3445, sedangkan euro ke 1.1321.

Selain penurunan harga minyak, pelaku pasar juga masih dibayangi oleh ketidakpastian situasi menjelang voting Brexit di parlemen pada minggu depan. Namun, setelah paket statistik ekonomi di AS dirilis, dolar kembali menyerahkan posisinya. Laporan ketenagakerjaan ADP pada bulan November mencerminkan peningkatan jumlah lapangan kerja baru tapi hanya sebanyak 179 ribu (prakiraan 195 ribu). Adapun data sebelumnya direvisi turun dari 227 ribu menjadi 225 ribu.

Sejak 26 November pasangan EURUSD terus sideway dengan kisaran 125 poin. Dorongan ekstra untuk pelaku beli datang dari Italia. Komisaris Eropa untuk Urusan Ekonomi dan Keuangan P. Moscovici menyatakan bahwa pihak Italia siap untuk memulai dialog mengenai masalah anggaran. Batas kanal dapat dibentangkan dari 1.1312 –1.1430. Harga berada di tengah-tengah kanal. Transaksi mungkin lebih aman jika dilakukan dari batas-batas kanal, bukan dari tengah-tengah.

Gambaran keseluruhan dari semua pasangan utama tidak berubah. Loonie, kiwi dan aussie tetap diperdagangkan menurun, sedangkan yen, pound, franc dan euro menguat (hanya pound yang memperlihatkan penguatan yang cukup signifikan).

Perhatian:

Prediksi yang dibuat pada ulasan ini merupakan pandangan pribadi dari si penulis. Komentar yang dibuat bukan menjadi sebuah rekomendasi maupun pedoman dalam bekerja di pasar keuangan. Alpari tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung ataupun tidak langsung (bentuk kerugian lainnya) yang mungkin terjadi melalui penggunaan informasi yang disediakan.

Kembali ke Atas