Ulang Tahun ke-19 Kami!

EURUSD: Tren Euro Diperkirakan Akan Tetap Bullish

Riwayat trading sebelumnya:

Perdagangan euro pada hari Kamis (10/1) ditutup dengan penurunan. Pasangan EURUSD turun ke 1.1485. Dengan demikian, dalam satu hari perdagangan kemarin dolar berhasil memangkas loss yang dialaminya pada 9 Januari sampai 60%. Kami menilai, pelemahan mata uang tunggal dan penguatan dolar kali ini disebabkan oleh faktor teknikal, yang akan kami jelaskan lebih lanjut di sini.

Jadwal pengumuman indikator ekonomi (GMT+3):

  • Pukul 12:30 di Inggris: data perubahan PDB, produksi industri, produksi manufaktur, neraca perdagangan dan perubahan konstruksi bulan November.
  • Pukul 16:30 di AS: indeks harga konsumen bulan Desember.
  • Pukul 21:00 di AS: hitungan rig minyak dari Baker Hughes.
  • Pukul 22:00 di AS: laporan anggaran belanja bulan Desember.

Kurs EURUSD pada periode H1. Sumber: TradingView

Situasi saat ini:

Prediksi pelemahan euro kemarin sepenuhnya tepat. Usai memperbarui titik tertingginya, harga turun ke tingkat 45 drjt, kemudian baru ke 67 drjt. Konvergensi level dengan harga yang sama telah membentuk zona support yang cukup baik, yakni di 1.1489–1.1500.

Harga bertolak dari garis lb dan garis bawah kanal. Menurut prediksi, kami melihat adanya peluang euro untuk menguat terhadap dolar sampai 1.1569. Namun, di sisi lain ada kecenderungan yang kuat pula, bahwa euro dapat melemah ke 1.1470 karena adanya kontradiksi dalam analisis. Siklus dan pattern mensinyalir kenaikan harga, sedangkan stochastic H1 dan pola harga pada periode 5 dan 15 menit mengindikasikan penurunan. Namun, menimbang di Asia dolar tunduk di hadapan semua mata uang mayor dan sebagian besar cross pair menguat, kami lebih condong pada kenaikan harga. Selain itu, optimisme terhadap perundingan dagang antara AS dan Tiongkok tampak sangat mendukung aset-aset berisiko.

Pada hari ini di Inggris akan diumumkan berbagai indikator ekonomi penting, antara lain produksi industri dan manufaktur, neraca perdagangan dan PDB bulan November. Reaksi pelaku pasar terhadap data ekonomi di Inggris dapat dipastikan akan berlangsung singkat. Sementara di UE tidak ada data ekonomi yang dijadwalkan. Dengan demikian, dinamika cross pair euro harus terus dipantau, termasuk yen. Dinamika yen diperlukan untuk mengetahui volume peralihan ke aset lindung nilai. Ketika memasuki sesi Amerika, fokus perlu dialihkan ke data inflasi di AS. Kebijakan the Fed berikutnya akan sangat tergantung pada data inflasi ini.

Baca juga: EURUSD: Perkiraan Penurunan dari Garis Atas Kanal

Perhatian:

Prediksi yang dibuat pada ulasan ini merupakan pandangan pribadi dari si penulis. Komentar yang dibuat bukan menjadi sebuah rekomendasi maupun pedoman dalam bekerja di pasar keuangan. Alpari tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung ataupun tidak langsung (bentuk kerugian lainnya) yang mungkin terjadi melalui penggunaan informasi yang disediakan.

Kembali ke Atas